Home­Portal­FAQ­Search­Memberlist­Usergroups­Register­Log in
Latest topics
» Info Alumni : Para Alumni Galang Bantuan untuk SMAN 1 Bireuen
Tue Nov 17, 2009 5:09 am by hack87

» Forum Sebelumnya
Wed Sep 16, 2009 2:41 am by hack87

» ngen baroe
Wed Sep 16, 2009 2:33 am by hack87

» Pajoeh Mie Yak
Mon Jul 13, 2009 12:29 pm by azli_mr

» UN 2009 di Bireuen
Fri Jun 05, 2009 2:21 pm by hack87

» Melancong ke FK Sumatera
Fri Jun 05, 2009 2:19 pm by hack87

» Ketergantungan pada NGO Harus Dikurangi
Fri Jun 05, 2009 2:18 pm by hack87

» Keadaan Sekolah sekarang?
Tue Apr 21, 2009 4:03 pm by Admin

» Ayo Kenalan!
Fri Apr 17, 2009 10:26 am by hack87

Statistics
We have 35 registered users
The newest registered user is agus irwanto

Our users have posted a total of 73 messages in 37 subjects
November 2009
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
CalendarCalendar
Affiliates
free forum
Facebook
Follow us on Twitter
Jalur Dua Matang
Sat Jul 26, 2008 4:38 pm by Admin
Sejumlah warga kota Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Bireuen, mempertanyakan realisasi pembangunan jalan dua jalur di kota itu yang dinilai dalam beberapa bulan terakhir tersendat, bahkan pembangunannya jalan di tempat.

Nuruzzahri, seorang mahasiswa Almuslim Peusangan, mengatakan, sungguh sangat ironis jika pembangunan jalan dua jalur yang melintasi pusat kota kecamatan itu tak kunjung diselesaikan karena akan berakibatkan suasana kota yang sering disinggahi para pelintas itu merasa tidak nyaman.

“Debu yang berterbangan menjadikan Kota Matang laksana kota debu. Hal itu sangat merisaukan sejumlah pemilik gerai (warung kopi), setikit tidaknya kondisi itu akan mempengaruhi minat pelintas untuk singgah dan berbelanja disana,” katanya.

Suryadi, warga Peusangan lainnya, mengatakan efek lain yang bisa ditimbulkan akibat macetnya pembangunan jalan dua jalur itu yakni berpotensi seringnya terjadi kecelakaan lalulintas, mengingat kondisi cuaca sekarang ini sering turun hujan.

Wakil Ketua DPRK Bireuen, Tgk Munawar Yusuf, yang dimintai tanggapannya, mengatakan tidak tahu persis mengapa pembangunan jalan terhenti. “Pada prinsipnya kita menginginkan pembangunan jalan itu segera dirampungkan, pemerintah harus mendesak rekanan untuk melaksanakan tugasnya karena efek dari terhentinya pembangunan jalan itu sangat kompleks,” katanya yang turut didampingi Drs Anwar Idris, Wakil Ketua DPRK Bireuen.

Dijelaskannya, sebenarnya tanggung jawab pembangunan jalan itu pada tingkat Propinsi Aceh, tetapi karena kebutuhan sangat mendesak, pihaknya sepakat mengupayakan dana pembangunan sumber APBK Bireuen Rp16 miliar, dengan sistim multi years (tahun jamak).(del - HA)

Comments: 0
Log in
Username:
Password:
Log me on automatically at each visit:
:: I forgot my password
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Who is Online ?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None

Most users ever online was 5 on Sat May 02, 2009 3:36 pm