Sebanyak 720 pengawas dari kalangan guru se-Kabupaten Bireuen akan mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di kabupaten itu yang digelar secara serentak mulai hari ini. Kadis P dan K Bireuen, Yusri melalui Abdul Fattah, Kabid Dikmen, kepada Serambi, Minggu (19/4), mengatakan, jumlah ruangan UN SMA di Bireuen tahun ini sebanyak 360 ruang dari 41 sekolah. Setiap ruangan, sebutnya, akan diawasi dua orang guru. Sedangkan jumlah peserta UN tingkat SLTA di Bireuen tahun ini sebanyak 6.714 siswa yang tersebar di 17 kecamatan.
“Pengawas adalah para guru SMA dengan menggunakan sistem silang. Artinya guru dari sekolah A akan mengawasi di sekolah C atau D, begitu juga sebaliknya. Kita berharap, UN tahun ini berlangsung lancar,” kata Yusri. Selain pengawas, lanjutnya, pelaksanaan UN juga akan dipantau oleh tim independen dari Universitas Al-Muslim Peusangan dan sejumlah pemantau lainnya. Namun, kata Yusri lagi, keberadaan tim pemantau dan tim independen hanya bisa berada di luar ruangan ujian. - serambinews